• Search

      Pages

      Sabtu, 22 Juni 2019

      Resume Seven Layers Osi

      1. Fungsi – Fungsi dari Protokol (ICMP, POP3, SMTP, FTP dan ARP)

      a. ICMP (Internet Control Message Protocol)

      Protokol yang digunakan untuk memberikan kiriman pesan – pesan ke dalam sebuah jaringan, mulai dari mengirimkan pesan error, pesan diterima, hubungan putus atau connection lost, dan sebagainya. Dengan adanya protokol ini, maka jaringan akan mengetahui respon – respon yang terjadi selama konektivitas didalam jaringan itu berlangsung.

      Fungsi ICMP :

      -    Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan.

      -    Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan.

      -    Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan.

      -    Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya.

      b.  POP3 (Post Office Protocol versi 3)

      Protokol yang memiliki fungsi seperti bis surat dan digunakan di dalam e-mail client yang kita miliki untuk mengambil dan membaca e-mail yang masuk.

      Fungsi POP3 :

      Protokol yang digunakan untuk mengakses e-mail atau surat elektronik yang masuk ke dalam e-mail client. Fungsi utama dari POP3 adalah untuk menyimpan sementara e-mail yang terkirim di dalam sebuah e-mail server, dan kemudian meneruskannya ke dalam e-mail client, dimana baru akan terrespon ketika e-mail tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (mereka yang memegang username dan juga password dari alamat e-mail).

      Penggunaan POP3 :

      Protokol POP3 berguna untuk mengambil email dari server dan menyimpan sementara diinbox masing - masing pemilik e-mail sebelum didownload ke PC melalui aplikasi e-mail seperti Mozilla Thunderbird, Microsoft Outlook, Eudora, dan sebagainya. Protokol POP3 akan mempermudah user untuk mengambil e-mail. User tidak perlu mengunjungi situs penyedia jasa e-mail, cukup dengan menginstal aplikasi e-mail client seperti yang disebutkan diatas maka kita dapat melakukannya. Hal yang perlu diperhatikan adalah e-mail yang kita miliki haruslah mendukung layanan protokol POP3.

      Pada penerimaan e-mail dengan menggunakan POP3, digunakan suatu program yang dinamakan e-mail client. E-mail client berfungsi untuk menerima e-mail e-mail yang masuk ke komputer pengguna. Beberapa contoh e-mail client adalah Outlook Express, Microsoft Outlook, The Bat, Eudora, dan masih banyak lagi yang lainnya. POP3 biasanya selalu disandingkan dengan SMTP (Simple Mail Transfer Protokol). Fungsi dari keduanya saling mendukung, di mana POP3 digunakan untuk mengambil e-mail dari komputer server ke komputer client (pengguna), dan SMTP digunakan untuk mengirimkan e-mail dari komputer client yang dititipkan ke pada komputer server untuk dikirimkan ke komputer server tujuan.

      c.  SMTP (Simple Mail Transport Protocol)

      Protokol untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan (proses transfer sebuah surat secara elektronik), namun dengan menggunakan sebuah acara teknis yang simple dan mudah untuk dipaham dan diimplementasikan.

      Fungsi SMTP :

      Protokol yang digunakan untuk membantu user mengirimkan surat elektronik / e-mail kepada penerima. Kita sebagai seorang user dapat mengirimkan pesan elektronik atau e-mail kepada penerima.

      Penggunaan SMTP :

      Prinsip dasar dari penggunaan SMTP adalah bahwa terdapat sebuah e-mail server yang bertugas sebagai penampung sementara e-mail, sebelum dikirimkan ke alamat e-mail penerima.

      Jadi, ketika user akan mengirimkan sebuah e-mail, maka e-mail yang dikirimkan oleh user akan menggunakan protokol SMTP, kemudian e-mail akan masuk ke dalam e-mail server untuk dicocokan dengan alamat e-mail penerima. Ketika alamat e-mail penerima sudah terdeteksi cocok, maka e-mail tersebut di kirimkan ke alamat e-mail yang dituju, dan pengirim akan memperoleh notifikasi bahwa e-mail sudah dikirimkan ke alamat e-mail.

      Apabila kita melihat hal ini, maka cara kerja SMTP ini persis seperti cara kerja kotak pos atau bis surat yang dulu sering kita gunakan untuk mengirimkan surat dari kota ke kota. SMTP bisa kita analogikan sebagai sebuah bis surat atau kotak pos. Ketika kita akan mengirimkan surat, maka kita akan memasukkan surat kita ke dalam kotak pos tersebut, dan tukang pos akan mengambil surat kita untuk dimasukkan ke dalam kantor pos, disortir, lalu kemudian dikirimkan ke alamat yang tertera pada surat tersebut.

      D.  FTP (File Transfer Protocol)

      Protokol yang berfungsi untuk pertukaran file dalam suatu jaringan komputer yang mendukung protokol TCP/IP.

      Dua hal pokok pada FTP yaitu FTP Server dan FTP Client. FTP juga bisa dikatakan sebuah protokol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah framework.

      FTP merupakan salah satu protokol internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan pengunggahan (upload) berkas-berkas komputer antara FTP Client dan FTP Server. FTP Client adalah sebuah aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah - perintah FTP ke sebuah FTP Server, sedangkan FTP Server adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespon perintah - perintah dari sebuah FTP Client. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, mengunggah berkas komputer ke FTP Server, serta mengunduh berkas dari FTP Server.

      Fungsi FTP :

      Melakukan transfer file antara komputer yang terhubung melalui jaringan, termasuk internet. Dalam bahasa teknis, FTP dikenal sebagai protokol jaringan yang memungkinkan transfer file antara komputer yang tersambung pada TCP/IP yang berbasis jaringan. Hal ini mencangkup serangkaian peraturan dan prosedur untuk transfer data digital yang aman. FTP juga berfungsi untuk mempermudah dalam pembagian file - file, mempercepat secara tidak langsung atau implicyt menggunakan komputer remote, melindungi user dari berbagai file storage system antar host.

        

      e.  ARP (Address Resolution Protocol)

      Protokol yang berfungsi memetakan IP address menjadi MAC (Media Access Control) Address. ARP merupakan penghubung antara datalink layer dan IP layer pada TCP/IP. Semua komunikasi yang berbasis Ethernet menggunakan protokol ARP ini. Intinya setiap komputer atau device yang akan berkomunikasi pasti akan melakukan transaksi atau tukar menukar informasi terkait antara IP dan MAC Address. Setiap transaksi akan disimpan di dalam cache OS kita. Namun protokol ini punya kelemahan serius, karena setiap komputer bisa saja memberikan transaksi ARP yang dimanipulasi. Dengan merubah MAC address yang sesungguhnya, kelemahan ini dimanfaatkan untuk jenis serangan ARP Poisoning atau ARP Spoofing atau Man In The Middle Attack.

           Fungsi ARP :

           Untuk meningkatkan keamanan. Dalam mikrotik, masukan ARP bisa didapat secara dinamik. Namun untuk meningkatkan keamanan, kita dapat memasukkan ARP statis secara manual. Dengan hanya membolehkan sebuah router me-reply hanya untuk masukan ARP statis pada tabel ARP, maka akan membatasi akses ke router dan jaringan di belakang router, yang hanya untuk IP Address atau Mac Address dengan kombinasi.

          Penggunaan ARP :

      ARP bekerja dengan mengirimkan paket berisi IP address yang ingin diketahui alamat Ethernetnya ke alamat Broadcast Ethernet, dan semua Ethernet Card akan mendengar paket ini. Host yang merasa memiliki IP Address ini akan membalas paket tersebut dengan memgirimkan paket yang berisi pasangan IP Address dan Ethternet Address. Untuk menghindari seringnya permintaan seperti ini, jawaban ini disimpan di memori (ARP cache) untuk sementara waktu.

      Misalnya, jika suatu host dengan IP Address A mengirim paket ke host dengan IP Address B pada jaringan lokal. Host pengirim memeriksa dulu ARP cachenya adakah MAC Address untuk host dengan IP Address B.

      Jika tidak ada, ARP akan mengirimkan paket ke alamat Broadcast (sehingga seluruh anggota jaringan mendengarnya). Paket ini berisi pertanyaan : "Siapakah pemilik IP Address B dan berapakah MAC Addressnya? ". Dalam paket ini juga disertakan IP Address A beserta MAC Addressnya.


      Setiap host di jaringan lokal menerima request tersebut dan memeriksa IP Address masing-masing. Jika ia merasa paket tersebut bukan untuknya, dia tidak akan menjawab pertannyaan tersebut. Host dengan IP Address B yang mendengar request tersebut akan mengirim IP Address beserta MAC Address - nya ke host penanya.

      2. BerikanPenjelasanMengenaikelebihandanKekuranganIpv4 dan Ipv6?

      IPv4 (Internet Protokol v4) didefinisikan oleh The Internet Engineering Task Force (IETF) adalah versi pertama protokol internet yang digunakan pada tahun 1981, Menggunakan Versi 4 karena telah dilakukan 4 kali revisi pada sistem ini, Protokol ini digunakan untuk melakukan komunikasi antar komputer. 

      IPv4 ditetapkan dengan panjang 32 bit,IPv4 memungkingkan 232 IP yang berarti sekitar 4,294,967,296 Prokol komputer dapat terhubung ke internet. 
      Meskipun Alamat IPv4 cukup besar dalam jumlah 32 bit, tetapi alokasi dan penggunaan tidak cukup efisien untuk menahan pertumbuhan lalu lintas internet. Pertumbuhan masa depan internet dipetaruhkan, Karena alokasi Ipv4 yang sangat terbatas dan alokasi yang sudah hampir habis.

      Mengapa IPv6 bukan IPv5, pada tahun 1980-an, IPv5 digunakan sebagai Protokol Percobaan dan sampai saat ini tidak pernah digunakan, IPv5 biasanya disebut sebagai Protokol Streaming, Jadi Penerus Langsung dari IPv4adalah IPv6.

      IPv6 (Internet Protokol v6) dikembangkan sejak tahun 1998, Alamat dalam IPv6 ditetapkan 128 bit sehingga alamat IP lebih banyak dan dapat dialokasikan untuk komputer serta perangkat lain yang terhubung ke internet. Keuntungan digunakannya IPv6 karena menggunakan 128 bit, Jadi IPv6 dapat menampung triliun alamat.
      Berikut ini Perbedaan antara IPv4 dengan IPv6 ;
                                    IPv4                              IPv6
      Panjang alamat 32 bit.Panjang alamat 128 bit.
      Konfigurasi secara manual atau DHCPBisa menggunakan address autoconfiguration
      Dukungan terhadap IPsec OpsionalDukungan terhadap IPsec Dibutuhkan
      Checksum termasuk pada HeaderChecksum tidak masuk dalam Header
      Menggunakan ARP Request secara broadcast untuk  menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layerARP Request diganti oleh Neighbor Solitcitation secara multicast
      Untuk Mengelola grup pada subnet lokal digunakan Internet Group Management protocol (IGMP)IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD)
      Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan ada router, menurunkan kinerja routerFragmentasi dilakukan hanya oleh pengirim
      Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.Paket Link Layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 1500 byte

      Kelebihan Ipv6 dan sebagai solusi yang terdapat dalam IPv6 adalah salah satu pemicu percepatan implementasi, berikut ini Kelebihan-kelebihan menggunakan IPv6 ;
      1. IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit), IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif).
      2. Aspek keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah terintegrasi.
      3. Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
      4. IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya. 
      Kesimpulan : IPv6 merupakan Pengembangan dari versi sebelumnya yaitu IPv4, dan sebagai solusi akan keterbatasan alamat.

      Jumat, 26 April 2019

      Resume Topologi Jaringan Komputer

      Topologi Jaringan Komputer

      Misalkan begini, jika anda hanya ingin membuat jaringan yang sangat sederhana, mungkin topologi Bus bisa menjadi pilihan anda, namun jika anda ingin membuat jaringan yang sedang atau besar, anda harus memilih jenis topologi yang lain karena topologi Bus sangat tidak disarankan. Langsung saja, berikut pengertian topologi jaringan komputer beserta jenis-jenis, kelebihan dan kekurangannya :

      1. Topologi Bus

      Topologi Jaringan Komputer (Topologi Bus)
      Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang lainnya. Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.
      Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai kabel end to end.
      Kelebihan Topologi Bus :
      • Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.
      • Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
      • Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
      Kekurangan Topologi Bus :
      • Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
      • Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
      • Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.

      2. Topologi Star

      Topologi Jaringan Komputer - Topologi Star
      Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
      Kelebihan Topologi Star
      • Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
      • Bersifat fleksibel
      • Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
      • Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
      Kekurangan Topologi Star
      • Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
      • Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal.
        Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

      3. Topologi Ring

      topologi-ring
      Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
      Kelebihan Topologi Ring :
      • Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
      • Mudah diimplementasikan.
      • Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
      • Biaya instalasi cukup murah
      Kekurangan Topologi Ring :
      • Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
      • Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
      • Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
      • Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).

      4. Topologi Mesh

      Pengertian Topologi Jaringan Komputer - Topologi Mesh
      Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.
      Kelebihan Topologi Mesh :
      • Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
      • Besar bandwidth yang cukup lebar.
      • Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.
      Kekurangan Topologi Mesh :
      • Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
      • Membutuhkan banyak kabel.
      • Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.

      5. Topologi Peer to Peer

      topologi jaringan komputer
      Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung.
      Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.
      Kelebihan Topologi Peer to Peer
      • Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
      • Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
      • Instalasi jaringan yang cukup mudah.
      Kekurangan Topologi Peer to Peer
      • Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
      • Sulit dikembangkan.
      • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
      • Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.

      6. Topologi Linier

      topologi jaringan komputer
      Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
      Kelebihan Topologi Linier
      • Mudah dikembangkan.
      • Membutuhkan sedikit kabel.
      • Tidak memperlukan kendali pusat.
      • Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.
      Kekurangan Topologi Linier
      • Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
      • Keamanan data kurang baik.

      7. Topologi Tree

      Pengertian Topologi Jaringan Komputer
      Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.
      Kelebihan Topologi Tree
      • Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
      • Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
      Kekurangan Topologi Tree
      • Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
      • Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
      • Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

      8. Topologi Hybrid

      topologi jaringan komputer
      Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
      Kelebihan Topologi Hybrid
      • Freksibel
      • Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
      Kekurangan Topologi Hybrid
      • Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
      • Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
      • Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.

      Jumat, 29 Maret 2019

      Resume Perangkat Jaringan

        RESUME PERANGKAT JARINGAN
       
      Repeater
      Repeater merupakan Perangkat keras jaringan komputer yang mampu memperpanjang jarak maksimal untuk sebuah jaringan seperti LAN.  
      Fungsi Repeater,  mengambil dan mengumpulkan semua sinyal yang sampai kepadanya, menyegarkannya kembali kemudian mengirim ke LAN berikutnya.  Dengan kata yang lain, ia adalah satu perangkat yang menerima sesuatu sinyal atau sinyal melalui media transmisi elektronik atau optik, memperkuat sinyal tersebut dan kemudian mengirimkannya kembali melalui rute berikutnya.  Satu seri repeater dapat memperpanjang sinyal pada jarak yang lebih jauh.  Repeater digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan area lokal (LAN).  Ia juga digunakan untuk memperkuat dan memperluas pengiriman jaringan wilayah wilayah (WAN) melalui media kabel dan nirkabel (wireless).  Dalam sistem kabel, repeater dapat terdiri dari sirkuit amplifier dan beberapa transformer sinyal.  Dalam sistem komunikasi nirkabel, repeater terdiri dari penerima radio, amplifier, tarnsmitter, isolator dan dua antenna.  Dalam jaringan serat optik, repeater terdiri dari photocell, amplifier, light-emitting diode (LED) atau infrered-emitting diode.

      Fungsi Repeater
      Ø  Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar)
      Ø  Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar)
      Ø  Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server 
      Image result for GAMBAR repeater
       


      Bridge
      Bridge  merupakan Perangkat Keras yang menghubungkan Jaringan Komputer  dari jaringan ke jaringan yang lain dengan Persyaratan kedua jaringan tersebut menggunakan protocol yang sama (misalnya Ethernet atau token ring).  Pengguna dapat mengarahkan bridge untuk mengirim pesan ke tujuan yang.  Bridge akan menguji setiap pesan sebelumnya, kemudian bridge akan mengirimkannya diantara jaringan LAN yang sama seterusnya kepada tujuan yang mungkin berada pada jaringan LAN lain yang telah dihubungkan.  Jaringan yang dihubungkan melalui bridge, alamat komputer atau nod tidak memiliki hubungan yang spesifik kepada lokasi.  Untuk tujuan ini, pesan akan di kirim ke setiap alamat dalam jaringan tetapi hanya akan diterima oleh tujuan yang telah ditetapkan saja.  Bridge dikatakan mempelajari alamat yang mana pada jaringan yang mana dan membangun sesuatu yang disebut? Learning table?  agar pesan yang bakal dikirim akan dikirim pada jaringan yang benar.  Ia bekerja pada tingkat data link yaitu pada lapisan fisik.  Selain itu, bridge merupakan kombinasi perangkat keras jaringan komputer dan perangkat lunak komputer yang mampu mendeteksi kesalahan yang terjadi di dalam paket dan di dalam format alamat.  Misalnya, jaringan di perusahaan yang sama tetapi dipisahkan secara konsep LAN jaringan yang menggunakan banyak komputer antara bridge.  Melalui bridge, stasiun kerja hanya bisa mencapai informasi dalam lingkungan jaringan yang terlibat saja.

      Fungsi Bridge
      Ø  Membagi sebuah jaringan hingga menjadi dua buah jaringan .
      Ø  Mengatur informasi diantara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan teratur .
      Image result for gambar bridge


      NIC (Network Interface Card)
      Perangkat Keras Jaringan Komputer yang satu inipopuler dengan istilah LAN Card, umumnya berupa kartu yang dipasangkan ke dalam slot motherboard komputer, dapat berupa kartu dengan bus ISA, bus PCI, bus EISA, bus MCA, atau bus PCI Express. Selain berupa kartu-kartu yang ditancapkan ke dalam motherboard, NIC fisik juga dapat berupa kartu eksternal yang berupa kartu dengan bus USB, PCMCIA, bus serial, bus paralel atau Express Card, sehingga meningkatkan mobilitas (bagi pengguna yang mobile).
      Perangkat keras Kartu NIC Fisik terbagi menjadi dua jenis, yakni:
      Kartu NIC dengan media jaringan yang spesifik (Media-specific NIC): yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis berdasarkan media jaringan yang digunakan. Contohnya adalah NIC Ethernet, yang dapat berupa Twisted-Pair (UTP atau STP), Thinnet, atau Thicknet, atau bahkan tanpa kabel (Wireless Ethernet).
      hal pokok yang perlu diketahui dari perangkat jaringan komputer ini  yaitu type kartu ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps, harus disesuaikan dengan tipe Ethernet HUB atau switching yang akan digunakan, jenis protocol dan jenis kabel yang didukungnya disamping itu juga mengesampingkan kwalitas produk. Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card.

      Fungsi NIC
      Ø  Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
      Ø  Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
      Ø  Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer
      Image result for gambar NIC
       

      Subscribe To RSS

      Sign up to receive latest news